Cakra Manggilingan: Rahasia Hidup yang Sederhana

Pagi berangkat bekerja, senja pulang ke rumah. Malam tidur, pagi bangun. Peristiwa terulang lagi. Segera berangkat bekerja lagi. Senja hari pulang ke rumah lagi. Sederhana.

Seperti berjalan memutar. Seperti mengelilingi lingkaran. Dari titik tertentu kita memulai, ternyata berakhir pada titik itu juga. Ternyata kita berangkat bukan untuk pergi meninggalkan. Justru sebaliknya. Kita berangkat untuk pergi mendekati. Pada mulanya kita ciptakan jarak, pada akhirnya kita hapus jarak. Kita pergi menuju kembali. Kita berangkat menuju pulang.

Jalan hidup ternyata seperti putaran roda. Sama sekali tak bersudut. Seperti tak ada beda antara sedih dan bahagia. Seperti tak ada jarak antara miskin dengan kaya. Seperti tak ada sekat antara ragu-ragu dan nekat.

Maka, keharusan bagi kita adalah berjalan maju. Hanya itu yang akan mengantarkan kita pada “rumah” sendiri. Bukan rumah persinggahan. Dan bukan rumah khayalan kita sendiri.

Yakinlah bahwa jalan hidup kita adalah dari tiada menuju tiada. Berangkat dalam keadaan utuh. Lalu tercabik, teriris, terkoyak, tidak utuh. Dan terus berjalan maju untuk pulih kembali utuh.

Ya. Sing lunga pancen kudu mulih. Mulih pulih marang sejatine.

 

Bijak Jawa “Eling Asale Eling Baline”

Mbelinger Store Jl. Kebun Raya 43 Rejowinangun Kotagede Jogjakarta. (0274) 212-7777, 081915554397, 5B638049

 

Sugito Ha Es

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*