Ora Kudu Dadi Pengarep

Mesem Ngguyu Legawa Ati Senajan Manggon neng Mburi
“tetap bahagia, tetap bersyukur, walaupun posisi dan perannya sering tidak tampak”

Selamat berhari minggu. Selamat berlibur. Selamat berkumpul dengan keluarga. Selamat meredakan rindu. Selamat menyembuhkan benci-kecewa.

Selama sepekan mungkin Panjenengan merasa kurang eksis di lingkungan pergaulan, atau mungkin kurang mendapatkan peran di tempat kerja, atau mungkin juga kurang mendapatkan perhatian dari pasangan, dan lain-lain dan lain-lain.

Karena eksistensi Panjenengan kurang mendapatkan tempat, tentu saja Panjenengan boleh kecewa.
Karena kemampuan dan/atau ketrampilan Panjenengan belum mendapatkan peluang untuk ditunjukkan, tentu Panjenengan berhak untuk kesal.

Karena perasaan Panjenengan kurang mendapatkan perhatian bahkan dari pasangan Panjenengan sendiri, tentu Panjenengan boleh bersedih hati.

Tapi, eman-eman banget kalau pagi ini Panjenengan masih nggegem kekecewaan, ngindhit kekesalan, dan mikul kesedhihan. Eman-eman banget yen nenulari. Aja nganti wong liya kena pulute kamangka ora keduman nangkane. Aja nganti wong liya keduman mbesengutmu kamangka ora ngreti apa sing njalari peteng ulatmu.

Mari bersama menjadikan pagi ini hingga seharian nanti sebagai luang waktu untuk mencuci hati. Kemudian besok kita siap melangkah lagi dengan kerendahan hati dan keluasan maaf.

Sugito Ha Es

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*